Menneg BUMN Akan Panggil PT Pindad Terkait Kasus Senjata

Menneg BUMN Akan Panggil PT Pindad Terkait Kasus Senjata

- detikNews
Senin, 31 Agu 2009 14:50 WIB
Menneg BUMN Akan Panggil PT Pindad Terkait Kasus Senjata
Jakarta - Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan memanggil direksi PT Pindad terkait dengan penjualan senjata. Perusahaan plat merah itu akan diminta untuk memberikan laporan lisan maupun tulisan. Hal ini sebagai langkah awal penyidikan.

"Intinya kalau ada yang tidak beres tentu kita akan investigasi, tetapi untuk diketahui bahwa penjualan senjata itu kan kita dikontrol. Dan menurut Pindad mereka melakukan itu sesuai dengan aturan," kata Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (31/8/2009).

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, Energi, dan Telekomunikasi Kementerian Negara BUMN Sahala Lumban Gaol mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembicaraan dan akan segera melakukan pemanggilan terhadap Direksi Pindad.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sudah ngomong lewat telepon dengan mereka (Direksi Pindad)," katanya.

Ia mengatakan, dari keterangan sementara yang diberikan Direksi Pindad, penjualan senjata itu dilakukan atas dasar business to business menggunakan kontrak.

"Kita minta laporan dulu secepatnya," ungkapnya.

(ang/ndr)


Berita Terkait