Tabung Gas Meledak, 2 Orang Luka Bakar & 5 Rumah Rusak

Tabung Gas Meledak, 2 Orang Luka Bakar & 5 Rumah Rusak

- detikNews
Senin, 31 Agu 2009 12:06 WIB
Tabung Gas Meledak, 2 Orang Luka Bakar & 5 Rumah Rusak
Bekasi - Sebuah tabung gas elpiji ukuran 12 kg meledak di sebuah rumah yang juga menjadi distributor elpiji di perumahan Graha Prima Estate, Blok IA, RT 1 RW 7 No 40, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Akibat kejadian itu, dua orang mengalami luka bakar serius dan sejumlah rumah rusak.

Peristiwa yang menggegerkan warga setempat itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, Senin (31/8/2009). Sejumlah warga mengaku kaget karena suara ledakan yang sangat keras.

"Suaranya kencang sekali, saya kira bom. Pas saya tengok, ternyata ada tabung gas yang meledak. Terus ada dua orang yang pingsan," kata Tono, warga yang tinggal di depan distributor gas elpiji tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tono menambahkan, warga kemudian membawa dua korban yang masing-masing bernama Cakra dan Dayat itu ke RSUD Bekasi. Keduanya mengalami luka bakar yang cukup serius di sekujur tubuh.

Selain menyebabkan korban luka, ledakan tabung elpiji di rumah milik Rohadi itu juga menyebabkan 4 rumah tetangganya rusak. Kaca-kaca jendela serta plafon rumah-rumah tersebut pecah

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, distributor elpiji tersebut sudah beroperasi lebih dari 5 tahun. Beberapa waktu yang lalu pernah digerebek polisi karena dicurigai melakukan penyuntikan tabung gas.

"Tapi tak lama kemudian sudah beroperasi lagi," ujar warga tersebut.

Warga itu menambahkan, Rohadi maupun keluarganya yang lain, jarang bersosialisasi dengan tetangga sekitarnya. Mereka juga melarang warga masuk ke dalam bangunan yang dijadikan gudang tabung elpiji.

Hingga pukul 11.30 WIB, sejumlah warga masih membersihkan pecahan kaca dan material bangunan lainnya di rumahnya. Beberapa orang polisi juga sudah datang ke lokasi kejadian. Namun saat wartawan mencoba masuk ke dalam rumah Rohadi, dilarang oleh seseorang dengan alasan yang tidak jelas.

(djo/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads