Menjelang waktu berbuka, masyarakat Indonesia di Berlin berangsur datang ke Masjid Al Falah di sudut jalan Feldzeugmeisterstrasse,
Sabtu (29/8/2009). Mereka adalah para mahasiswa atau professional yang bekerja di Berlin. Sejumlah muslim dari negara lain pun ikut serta.
Buka puasa bersama di Masjid Al Falah adalah kegiatan yang melibatkan seluruh orang. Kaum perempuannya menyiapkan makanan berbuka, yang laki-laki menyiapkan ruangan masjid untuk tempat berbuka. Sekitar 200 orang memadati masjid.
Nah, menu berbuka puasanya khas Indonesia. Bubur kacang hijau dan ketan hitam, martabak dan lemper membuat suasana layaknya berbuka puasa di tanah air. Makanan tadi tiada duanya di Berlin ini, hanya bisa ditemukan di masjid Indonesia. Puasa 16 jam di musim panas ini pun terpuaskan saat berbuka pukul 20.07.
"Ini adalah acara mingguan kita setiap Sabtu. Tujuannya adalah mempererat silaturahmi antara masyarakat Indonesia yang berada di Berlin," ujar Dimas Abdirama, salah satu panitia Ramadan Masjid Al Falah kepada detikcom.
Usai Salat Magrib, saatnya menyantap hidangan utama. Tentu saja masakan Indonesia. Ada rendang, sambal goreng udang, kare daging, bihun goreng, urap, dan semur ayam. Wah, benar-benar obat kangen dengan tanah air. Gelak tawa dan suasana penuh keakraban mewarnai santap bersama ini.
"Untuk kegiatan Ramadan ini, kita menggalang dana lewat bazaar makanan bertajuk Sate Somay, kotak amal, dan jualan baju," jelas Dimas.
Acara buka bareng ini pun disempurnakan dengan ceramah dan salat Tarawih bersama. Selain buka puasa bersama, kegiatan Ramadan di Masjid Al Falah juga diisi dengan kuliah subuh, dan pengajian bersama.
(fay/anw)











































