"Sebab mereka punya latar belakang pendidikan JI di Malaysia di Luqmanul Hakiem yang dipimpin Noordin," kata Nasir saat dihubungi melalui telepon, Minggu (30/8/2009).
Ponpes Luqmanul Hakiem ditutup pemerintah Malaysia pada Januari 2002 karena dituduh terkait gerakan radikal JI. WNI yang pernah belajar di sini antara lain Imam Samudra dan Amrozi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa saja dia jadi generasi penerus Abu Jibril," tambahnya.
Sebelumnya dalam berbagai kesempatan, keluarga Jibril membantah bila anaknya terkait dalam kasus terorisme. Namun mereka mengakui Jibril pernah tinggal lama di Malaysia. (ndr/nrl)











































