"Dari jam 08.00 WIB sudah buka," ujar salah seorang pedagang petasan Cameh saat ditemui detikcom di Pasar Blok A, Jl Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabtu (28/8/2009).
Setiap bulan puasa tiba, Cameh mengaku sudah terbiasa mencoba peruntungan dengan berdagang petasan. Dia juga tidak khawatir jika dagangannya tidak habis terjual sampai Hari Raya Idul Fitri tiba. "Kalau ga habis Natal, tahun baru jualan lagi," ungkapnya.
Meski sudah tidak senyaman beberapa tahun lalu karena banyak razia petasan yang dilakukan oleh aparat keamanan, Cameh mengaku tidak terlalu khawatir karena petasan yang dijualnya tidak ada memiliki daya ledak seperti kembang api, air mancur.Namun penghasilan berjualan petasan dirasa cukup lumayan untuk menambah uang saku.
"Petasan yang dirazia, yang bisa meledak. Kalau habis semua lumayan untungnya bisa 1,5 juta," tandasnya.
Hal berbeda justru dirasakan oleh M.Yamin pedagang petasan yang sudah sejak tiga tahun lalu berdagang di Blok A mengaku sampai dengan hari ke tujuh berjualan belum ada satupun barang dagangannya yang laku terjual, "Sepi belum ada yang laku," lirihnya.
Namun Yamin yakin mendekati lebaran petasannya akan ramai diserbu oleh pembeli. Jika tidak habis petasan-petasan ini akan dijual kembali menjelang tahun baru.
"Disimpen petasannya, tahun baru jualan lagi," pungkasnya. (did/mpr)











































