"Belum ada permintaan dan belum ada penelusuran," kata Ketua PPATK Yunus Husein saat dihubungi lewat telepon, Jumat (28/8/2009).
Sebelumnya polisi menduga, pria yang juga mendirikan majalah Islam Jihadmagz itu terlibat dalam pengeboman di kawasan Mega Kuningan, 17 Juli lalu. Jibril diduga ikut terlibat dalam penggelontoran dana dari luar negeri untuk aksi yang menewaskan 9 orang itu.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna mengatakan, asal dana tersebut
masih diselidiki, termasuk kemungkinan berasal dari Al Qaeda. Namun pihak
keluarga jibril dan pemred Arrahmah berkali-kali membantah jika ada kaitan
Jibril dengan Al Qaeda.
(mad/mad)











































