Seperti dilansir AFP, Sabtu (29/8/2009), kapal tersebut mengalami kerusakan tepat di terusan Suez. Belum diketahui secara pasti penyebab kebocoran.
"Kebocoran baru diketahui saat para ABK membersihkan kapal," kata petugas keamanan Mesir.
Kapal tidak membawa muatan seperti biasanya. Jumlah bahan bakar 60 ton yang ada di kapal, hanya untuk memenuhi kebutuhan transportasi kapal tersebut.
Saat ini pemerintah Mesir sedang berusaha menghadang penyebaran minyak tersebut. Sedangkan para Anak Buah Kapal (ABK) dikabarkan selamat.
(mad/mad)











































