"Tadi pagi masyarakat kita ada yang kerampokan. Ada juga tukang ayam yang ditebas tangannya. Memang wilayah hukum Jakarta Selatan masih merah. Masih rawan," kata Kapolres dalam acara buka puasa bersama wartawan dan jajaran kepolisian Polres Jaksel.
Dalam buka puasa puasa yang di gelar di halaman Mapolres Jaksel, Kapolres juga mengucapkan banyak terimakasih atas pantauan media terhadap kinerja polisi. Pihaknya juga mendorong transparasi kasus dan akses pemberitaan untuk mendorong profesionalitas Polri. "Terutama buat detikcom. Mana neh
detikcom. Saya mengucapkan banyak terimakasih atas evaluasinya selama ini," tambahnya.
Menurutnya, semakin ketatnya Mapolres Jaksel ditujukan untuk melindungi barang bukti berbagai kasus dari tindak pencurian dan sebagainya. Meski demikian, pihaknya tidak ada maksud untuk mempersulit akses masyarakat dan media. "Supaya kami bisa arahkan keperluannya apa," katanya.
(asp/ken)











































