"Akan kita kembangkan. Ini kelompok berbahaya tidak segan-segan menembak korban," kata Wakapolres Jakarta Barat AKBP Yazid Fanani di markasnya, Jl S Parman, Jumat (28/82009).
Kelompok BR ini biasa menyantroni toko sembako, handphone hingga toko emas. Mereka biasa bergerak berkelompok menggunakan kendaraan roda dua beranggotakan 5-9 orang. Dalam catatan kepolisian, kelompok ini telah merampok di Kembangan 4 kali, Kebon Jeruk 7 kali, Jakarta Selatan 1 kali, Bekasi 2 kali,Β Kedoya 1 kali, dan Tangerang 1 kali.
"Ini sudah kita intai dan kejar selama 1 tahun," imbuhnya.
Dalam penggerebekan kelompok ini, terjadi baku tembak antara polisi dan perampok di 3 tempat berbeda yakni Klender, Pasar Minggu dan Bintaro. Polisi unggul dan keempat perampok Busri (46) yang menjadi kepala perampok, Purwanto (32), Sidik (34) dan Bejo (36) tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Dari penggerebekan ini disita barang bukti 4 pistol, puluhan peluru dan uang Rp 25 juta.
"Ini kelompok residivis. Masih kita kembangkan dan terus kita buru sisa-sisa kelompok ini," pungkasnya.
(Ari/rdf)











































