Awalnya, Junaidi berhasil memperdaya korban, Harits Abdurrahman (14) warga Perum Pondok Cipta, Blok C 116 RT05/11 Bintara, Bekasi. Korban yang tengah duduk di atas motor Jupiter MX warna biru No Pol B 6547 KSK terbujuk oleh iming-iming pelaku.
"Setelah awalnya berpura-pura menanyakan alamat, pelaku memperdaya korban melalui omongannya," ungkap Kapolsek Duren Sawit Kompol Titik Setiowati di markasnya, Jalan Kalimalang, Jakarta Timur, Jumat, (28/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka berlagak tidak saling kenal," ungkap Kapolsek.
Kepada korban pelaku menawarkan batu jimat dengan syarat meminta korban melangkah sejauh dua ratus meter tanpa menoleh kebelakang. Sebelumnya barang bawaan harus ditinggalkan terlebih dahulu termasuk motor korban.
"Saat itulah anaknya bertugas membawa kabur motor tersebut," kata Kapolsek.
Keduanya diketahui telah beraksi sejak 2002 lalu dengan modus yang sama. Dari pengakuan pelaku motor dijual bodong dengan harga Rp 1-1,5 juta ke daerah Bagelan, Bekasi. Sementara daerah operasi mereka mencapai Jakarta Barat, hingga Duren Sawit dan Pondok Kopi di Jakarta Timur.
(asp/irw)











































