"Cendana sekalipun sudah sepuluh tahun tidak masuk sistem, tapi masih berpotensi. Kalau Tutut dan SP bersatu, Ical bisa kandas itu. Masa depan Golkar cerah di 2014," kata Burnap sembari memasuki mobil meninggalkan Gedung DPR.
Hal ini disampaikan Burnap seusai dialog di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/8/2009).
Menurut politisi asal Medan ini, jika benar Tutut masuk bursa calon Ketua Umum Golkar, hal itu sebagai bukti bahwa Golkar masih banyak peminatnya. Karena itu, potensi terselubung Golkar harus dimaksimalkan.
"Saya merasa bahagia, ternyata politikus sekelas Aburizal Bakrie dan Surya Paloh berbusa-busa, bernapsu ingin jadi Ketua Umum Golkar. Sekarang Tutut ikut berebut, itu artinya Golkar ini barang seksi berpotensi," ungkap Burnap sembari tersenyum lebar.
Burnap malah mempersilahkan Tutut mulai 'kampanye' sebelum dipilih benar-benar maju dalam Munas di Riau Oktober mendatang. "Silahkan saja Tutut masuk bursa mumpung musimnya lagi transaksional. Mainkan saja, mumpung belum ditutup di Munas," imbuh Burnap.
(van/yid)











































