Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah mengatakan, jenazah Halimah tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 13.35 WIB, Jumat (28/8/2009).
Jenazah perempuan asal Cianjur, Jawa Barat, itu diterbangkan dengan pesawat Saudi Arabia Airlines SV 828. Keluarga Halimah ikut menjemput jenazah di bandara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan dia, Halimah pernah dua kali mendatangi KJRI Jeddah untuk mengadukan perlakuan majikannya. Namun, dia selalu berhasil dibawa kembali oleh Kholil untuk bekerja di rumahnya. Penyiksaan yang dialami Halimah makin menjadi-jadi, hingga akhirnya perempuan itu jatuh sakit dan kakinya lumpuh.
"Namun Halimah tetap bekerja hingga majikannya membuang Halimah ke kolong jembatan Al Kandarah di Jeddah dengan menggunakan taksi," jelas Anis.
Di tempat itulah, lanjut Anis, Halimah bertemu dengan ratusan buruh migran lainnya yang juga terlantar. Selama dua minggu, Halimah bertahan dan berharap bisa dipulangkan ke Indonesia sebelum meninggal.
"Namun akibat kelambanan KJRI Jeddah, Halimah akhirnya meninggal dunia," cetus Anis sambil mengatakan Halimah meninggal pada 3 Agustus 2009 pukul 04.00 waktu Jeddah. (irw/nrl)










































