"Saya sampaikan di sini, jika Mbak Tutut bersedia maju, saya akan mundur dari pencalonan," kata Yuddy Chrisnandi dalam keterangan pers di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (28/8/2009).
Yuddy mengaku telah meminta restu kepada Mbak Tutut ini. Karena itu, secara eksplisit Yuddy menyatakan siap mengalihkan dukungan yang sudah dimiliki jika Mbak Tutut bersedia bertarung di Munas Golkar untuk menduduki kursi ketua umum partai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal stigma Mbak Tutut yang lekat dengan Orde Baru, Yuddy tidak terlalu khawatir. Dia menepis anggapan bahwa kepemimpinan Mbak Tutut tidak profesional. "Saya sudah pikirkan cukup baik. Itu hanya soal persepsi saja. 10 tahun usia reformasi sudah menjawab semua itu," paparnya.
Menurut Yuddy, keluarga Cendana secara langsung ataupun tidak langsung telah mendapat sanksi sosial dan hukum atas stigmanya sebagai penguasa Orde Baru. "Karena itu saya merasa urusan keluarga Cendana sudah clear," tandasnya.
(Rez/yid)










































