"Itu pilihan politik dan ijtihad politik Pak Adhyaksa. Ya kita hargailah," kata Lukman kepada detikcom, Jumat (28/8/2009).
Menurut Sekjen DPP PKB ini, setiap orang memiliki alasan untuk berkiprah di mana yang dia yakini akan lebih bermanfaat. Jika Adhyaksa memilih menjadi guru besar, orang lain tidak bisa menyalahkan jika ada yang memilih berkiprah di politik baik sebagai menteri atau anggota Dewan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lukman Edy adalah caleg PKB terpilih dari dapil Riau. Lukman yang saat ini masih menempati posisi menteri PPDT akan dilantik sebagai anggota dewan pada tanggal 1 Oktober mendatang.
Sebelumnya Adhyaksa diberitakan menyatakan mundur sebagai caleg meski menang di daerah pemilihan itu Sulawesi Tengah. Ia mendapatkan 82 ribu suara di daerah pemilihannya dan menempati nomor urut pertama.
Rencananya, setelah mundur, Adhyaksa akan konsentrasi sebagai guru besar. "Kalau masalah jadi menteri itu takdir Allah. Saya saja sekarang sudah syukur jadi menteri, tidak pun tidak apa-apa," tegas Adhyaksa.
(yid/nrl)










































