Pantauan detikcom, Jumat (28/8/2009), hanya sepertiga kursi anggota dewan yang terisi di Ruang Rapat Paripurna Peringatan HUT DPR/MPR ke-64,
Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Sejumlah anggota DPR yang hadir tampak tenang mendengar pidato paripuna terakhir ini. Suasana tampak sepi.
Ketua DPR Agung Laksono menyampaikan hasil kinerja DPR selama lima tahun. Agung berharap rapat paripurna ini dapat dijadikan bahan introspeksi bagi anggota DPR yang terpilih lagi.
"Di depan Sidang Paripurna Dewan dalam rangkaian Hari Ulang Tahun DPR/MPR
RI, saya mengajak saudara-saudara untuk melakukan refleksi perjalanan dan
dinamika selama 64 tahun," kata Agung, saat membacakan pidato sambutannya,
Agung kemudian menyampaikan sejarah berdirinya DPR yang seperti ini pada
masa Orde Baru. Agung menyebutkan runtut perjalanan DPR menembus reformasi.
"DPR yang memperlihatkan bentuknya dimulai dalam pemerintahan Orde baru pada tahun 1971. Kemudian disempurnakan periode reformasi yang diawali ketikaย Gedung DPR diduduki mahasiswa sekitar bulan Mei 1998," kenang Agung.
Rangkaian Sidang Paripurna DPR peringatan HUT DPR/MPR RI ke-64 ini ditutup
dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Djalaluddin Asysyatibi
anggota DPR dari FPKS.
(van/aan)











































