"PD tidak ada agenda menekan partai-partai koalisi. Partai-partai koalisi kami yakini juga tidak akan menekan PD dan SBY. Kami membangun kekompakan dengan niat yang baik dan ketulusan, statemen Pak Mubarok biasanya dimaksudkan beliau buat kelakar-kelakar," kata Anas dalam pesan singkat kepada detikcom, Jumat (28/8/2009).
Dikatakan dia, koalisi dibangun atas dasar kesamaan platform dan agenda
kerja pemerintahan. Berbasis pada visi, misi dan agenda aksi yang akan
dikerjakan 5 tahun yang akan datang.
"Amat serius, jelas, terang, serta berangkat dari semangat kerjasama dan
saling percaya. Kami yakin semuanya solid dan akan berjalan pada rel prinsip-prinsip pemerintahan presidensial," ujar Anas.
Menurut Anas, komunikasi dengan PDIP hal yang wajar danย lumrah. PD bersahabat dengan partai mana pun.
"Meskipun komunikasi itu sampai sekarang belum menghasilkan kesimpulan,
tetapi semangatnya sejalan dengan pemikiran SBY tentang rekonsiliasi pasca
kompetisi. Ujungnya adalah dalam konteks kepentingan membangun kebersamaan bagi Indonesia ke depan," papar pria yang juga eks anggota KPU ini.
(van/aan)











































