"Untuk ke depan pendaftaran akan kita rapihkan dan dipermudah," kata Jero kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2009) malam.
Jero menjelaskan, kemudahan yang diberikan berupa biaya yang mungkin lebih terjangkau. Walaupun biaya pendaftaran HAKI karya budaya biasanya tidak murah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jero, tidak semua karya budaya bisa didaftarkan. Hanya karya budaya yang memiliki keunikan sendiri yang bisa didaftarkan.
"Selama ini kita perjuangkan wayang untuk diakui dan sekarang sudah diakui oleh UNESCO. Kalau mau daftar ke UNESCO kita pilih yang betul-betul masterpiece karena untuk mendaftarkannya jauh, lama dan mahal," ungkapnya.
Jero menambahkan, kemarahan masyarakat Indonesia soal insiden tari pendet dinilai wajar. Ia berharap ke depan pihak Malaysia tidak lagi sembarang untuk mengklaim suatu karya budaya.
"Karena memang ada tarian tari pendetnya jadi pantas kita marah. Tapi kemarahan kita proporsional tidak anarkis," tandasnya.
(ape/ape)
