"Lebih dari sebulan setelah pemboman hotel 17 Juli di Jakarta, jaringan Noordin justru semakin meluas dan menjadi lebih berpengalaman dari sebelumnya. Noordin mungkin masih menjadi 'komandan'-nya, tapi dia memiliki sejumlah orang kepercayaan yang sangat luar biasa saat melakukan debut pertamanya dalam pemboman hotel," demikian dinyatakan ICG dalam laporannya seperti dilansir AFP, Kamis (27/8/2009).
Pemboman di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton menewaskan 9 orang termasuk 2 pelaku bom bunuh diri dan 6 warga asing. Mereka kembali beraksi setelah 'kekosongan' selama 4 tahun terakhir, sejak peristiwa Bom Bali II tahun 2005.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi telah menewaskan 3 anggota jaringan Noordin dan menangkap 5 orang lainnya yang diduga terlibat. Termasuk di antaranya Mohamad Jibril Abdurahman, yang juga dikenal sebagai "Pangeran Jihad" yang diduga sebagai pihak yang mendanai pemboman dalam Juli lalu.
Mengenai hal tersebut, analis ICG Sidney Jones mengatakan Mohamad Jibril bukanlah anggota jaringan Al-Qaeda, tapi dia diketahui pernah berhubungan dengan kelompok Osama bin Laden beberapa waktu lalu. (nvc/nrl)











































