Pantauan detikcom, akibat tidak kunjung dibongkar, pengendara kendaraan berjalan perlahan untuk melihat tontonan langka tersebut. Alhasil, kemacetan panjang tak terelakan. Kini di seputaran baliho tersebut telah diberi garis police line.
Baliho tersebut terdiri dari papan tripleks yang dikaitkan ke tiang-tiang besi seukuran tiang bendera. Tiang-tiang tersebut hanya dikaitkan dengan puluhan kabel besi seadanya.
"Ini izinnya kepada Pemprov DKI. Tapi saya sebagai Walikota berpesan harus jaga dan bertanggungjawab kepada kontraktor," kata Walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni di lokasi kejadian kepada wartawan, Kamis (27/8/2009).
Meski demikian, dia mewajibkan kontraktor terebut untuk membongkar baliho hingga malam. (asp/nik)











































