"Mana mungkin ada pulau dijual? Itu orang entah sewa atau jual, yang jelas itu pelanggaran serius," kata Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa di kantornya, Jalan Majapahit, Jakarta, Kamis (27/8/2009).
Namun hingga saat ini, Hatta mengaku belum mengetahui pasti apakah pulau-pulau tersebut benar dijual atau tidak. Hatta juga belum mengetahui komentar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal hal ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hatta mengatakan, jika yang ditawarkan adalah resort, maka harus ada ketentuan-ketentuan khusus. "Kalau untuk resort, itu kan ada ketentuan-ketentuannya di kepulauan seribu juga ada banyak resort dan di situ ada ketentuannya," katanya.
Tiga pulau yang ditawarkan adalah Pulau Makaroni, Pulau Siloinak dan Pulau Kandui. Semuanya terletak di Kepulauan Mentawai.
Pemerintah Kabupaten Mentawai telah membantah soal penjualan pulau-pulau tersebut. Mereka berdalih, yang dijual bukanlah pulau melainkan investasi resort.
3 pulau itu diiklankan di situs privateislandsonline.com dengan judul 'Islands for Sale in Indonesia'. Masing-masing pulau dihargai bervariasi. Pulau Makaroni yang memiliki luas 14 hektar dihargai US$ 4 juta, Pulau Silionak yang memiliki luas 24 hektar dibandrol US$ 1,6 juta dan Pulau Kandui yang memiliki luas 26 hektar ditawarkan US$ 8 juta. (ken/iy)











































