"Untuk sementara kita libur sampai CPU (komputer) kita dikembalikan (polisi)," kata staf marketing Arrahmah Hendra Setiadi di kantornya, Jalan Pisok No 45A RT 7 RW 11, Bintaro Sektor V, Tangerang, Rabu (26/8/2009).
Hendra mengatakan, Arrahmah akan jalan terus meski saat ini harus libur. "Kita akan jalan terus, kita tidak merasa bersalah karena kita media," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita selama ini menjual di Gunung Agung, Wali Songo, Vision, Harika dan Kwitang," kata Hendra.
Polisi menggeledah kantor Arrahmah setelah Jibril ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap, Selasa 25 Agustus sore. Jibril diduga kuat terlibat aksi pengeboman di kawasan Mega Kuningan, 17 Juli lalu.
Jibril disebut-sebut sebagai orang yang mengetahui jaringan dana dari luar negeri untuk aksi pengeboman itu. Namun keluarga Jibril membantahnya.
(ken/iy)











































