"Saya nggak tahu persis. Majalah apa pun itu mungkin arsip Arrahmah. Sebagai contoh majalah yang bagus dari segi desain dan kertasnya," kata Fachri kepada detikcom, Rabu (26/8/2009).
Fachri mengatakan, Arrahmah akan membuat majalah wanita. Tentunya majalah gaya hidup wanita dan dewasa menjadi referensi Arrahmah baik secara desain dan kertasnya.
"Kecuali kita koleksi Playboy. Biasalah polisi selalu mengaitkan itu. Kita melihat tetap dari sisi contoh apa yang bisa dilihat dari majalah tersebut," jelasnya.
Fachri mengaku pernah melihat tumpukan majalah di kamar Jibril. Arrahmah memang mengumpulkan banyak majalah.
"Itu majalah yang umum. Tidak ada satu pun menjurus ke pornografi. Majalah itu bagus buat contoh," tegasnya.
(gus/nrl)










































