"Kami tidak takut (ditangkap), takut itu hanya sama Allah," kata Fachri saat dihubungi detikcom, Jakarta. Selasa (25/8/2009).
Menurut Fachri, tuduhan teroris yang dialamatkan kepada bosnya rentan nuansa politis terhadap dakwah Islam yang selama ini dilakukan Arrahmah. Meski begitu, penangkapan Jibril oleh polisi dianggapnya sebagai risiko dalam memperjuangkan Islam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fahri menerangkan, selama ini lembaga Arrahmah telah menjadi media dakwah Islam yang konstruktif. "Arrahmah adalah lembaga yang legal, visi misi kita hanya memperjuangkan Islam," jelasnya.
Arrahmah yang mempunyai tagline 'filter your mind get the truth' itu sering menampilkan berita yang membela tersangka ataupun terpidana teroris. Mohamad Jibril merupakan pemilik dan pendiri Arrahmah.Β Jibril diduga terlibat pendanaan luar negeri untuk membiayai aksi pengeboman JW Marriott dan Ritz-Carlton.
(ape/iy)











































