Penerbitan Jibril Masih Berutang, Masak Danai Teroris

Penerbitan Jibril Masih Berutang, Masak Danai Teroris

- detikNews
Selasa, 25 Agu 2009 17:17 WIB
Penerbitan Jibril Masih Berutang, Masak Danai Teroris
Jakarta - Mabes Polri menuding Mohamad Jibril terlibat pendanaan teroris dari luar negeri. Namun Fauzan Al-Anshari menyangsikan hal itu mengingat Jibril masih sering berutang dalam menjalankan bisnis.

"Setahu saya penerbitan miliknya masih sering berutang. Honor buku saya saja belum lunas," kata mantan Ketua Departemen Data dan Informasi Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Fauzan Al-Anshari kepada detikcom, Selasa (25/8/2009).

Fauzan menjelaskan selama iniΒ  Jibril aktif mengelola penerbitan dan situs Arrahmah. Penerbitannya aktif merilis buku-buku tentang Islam.
"Orangnya gendut dan logat Malaysia-nya masih kental," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Fauzan, Jibril belum menikah. Fauzan terakhir berkomunikasi dengan pendiri dan pemilik situs Arrahmah ini 1 tahun lalu, saat mereka sama-sama aktif di MMI.

Jibril pernah menetap di Malaysia bersama ayahnya, Abu Jibril. Abu Jibril pernah dipenjara di Malaysia di bawah Internal Security Act, yang memungkinkan menahan seseorang tanpa diadili, karena dianggap membahayakan negara. Abu Jibril lantas dideportasi ke Indonesia.

Di Indonesia, Abu Jibril diadili dalam kasus pelanggaran imigrasi dengan vonis 5,5 bulan. Abu Jibril saat ini masih aktif berdakwah di Pamulang, Tangerang.

(nal/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads