"Modus operandinya berganti-ganti. Kalau dulu, dia transfer. Sekarang sudah tidak ada transfer. Sudah langsung dia, cash on hand, dibawa. Itu sudah ditelusuri," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna.
Hal ini disampaikan dia dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (25/8/2009).
Menurut dia, kepolisian terus menelusuri aliran dana teroris, termasuk aliran dana dari Al Qaeda.
"Itu sedang ditelusuri apakah dari Al Qaeda atau aliran lain. Itu yang mesti dipastikan apakah ada dari Al Qaeda atau aliran lain. Makanya, belum berani diekspose," ujarnya.
Nanan meminta agar Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) segera melaporkan jika menemukan aliran dana teroris melalui transfer.
"Kalau PPATK bilang ada seharusnya sudah diserahkan ke kepolisian data itu. Nanti, kepolisian yang akan telusuri," kata Nanan.
(aan/nrl)











































