"Kang Suharna saya kira lebih pantas dan cocok di situ (Menristek). Apalagi beliau sudah senior dan diajukan oleh partai," kata Zul saat diminta konfirmasi soal dukungan Komisi VII DPR, Selasa (25/8/2009).
Menurut Zul, PKS memiliki mekanisme dan model tersendiri dalam menentukan kadernya sebagai menteri. Karena itu, Zul menghargai sepenuhnya dukungan Komisi VII kepada dirinya untuk menduduki pos Menristek. Tetapi, karena PKS punya cara tersendiri, Zul menyerahkan sepenuhnya kepada partai atas mekanisme penentuan calon menteri dari PKS.
"Kalau soal menteri kabinet, itu wewenang partai selain Pak SBY tentunya. Saya menyerahkan sepenuhnya masalah ini kepada partai," pungkas Zul. Â
Sebelumnya diberitakan, jika PKS sudah memplot Menristek dengan mengajukan nama Suharna. Namun Komisi VII DPR menilai sosok Zulkieflimasyah lebih tepat.
Sebabnya, Zul yang saat ini duduk di Komisi VII DPR yang membidangi salah satunya soal kementerian Ristek dinilai memiliki pengalaman dan latar belakang yang lebih pas dibanding calon lain yang diajukan PKS.
"Kalau dari PKS kita satu kata ya Zulkieflimasyah. Alasanya selama ini dia cukup mendalami di Komisi VII. Latar belakang Zul juga mendukung untuk duduk di kabinet dan dia termasuk yang diusulkan PKS," kata Ketua Komisi VII DPR Airlangga Hartarto kepada detikcom, Minggu (23/8/2009).
Menurut politisi Golkar ini, sosok yang harus menjadi Menristek 5 tahun mendatang adalah yang bisa berinteraksi dengan parlemen. Selain itu sosok Menristek mendatang harus bisa bergaul dengan elemen kekuatan bangsa yang selama ini tidak terurus, padahal mereka memiliki kompetensi untuk membantu meningkatkan teknologi di Indonesia.
Sebelumnya diberitakan bahwa PKS telah menyetorkan 8 nama dengan pos kementeriannya masing-masing ke SBY. Kabarnya, SBY akan memenuhi keinginan PKS itu pada beberapa titik. Atas dasar itulah, Komisi VII berharap untuk kementerian yang menjadi mitranya di parlemen dapat diisi orang-orang yang sudah berpengalaman.
8 nama yang disetorkan PKS kepada SBY adalah Menkominfo, Ir Tiffatul Sembiring, Mensos, DR Salim Sagaf Aljufri, Mendiknas, Prof DR Irwan Prayitno, Menakertrans, Soeripto SH, Menristek Drs Suharna, Menperin, DR Zulkiefliemasyah, Mentan Ir Suswono dan Menkokesra, DR Hidayat Nurwahid.
(yid/iy)











































