"Soal mengharamkan itu untuk kebaikan. Manusia Indonesia jangan hanya melihat uang tapi tidak peduli pada harga diri," ujar Ical, panggilan akrab Aburizal.
Hal tersebut disampaikan Ical usai memberikan kuliah umum di Universitas Bakrie, Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (25/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah ditangani, tapi sedihnya adalah setelah dididik mereka gagal bekerja dan mereka mengemis lagi," jelasnya.
Ical beserta jajarannya pun sudah melakukan program dalam menangani masalah ini, di antaranya memberikan keterampilan dan pendidikan bersama dari Departemen Sosial.
"Paling tidak dari 100% yang kita tangani, 70 % kita usahakan tidak kembali lagi mengemis,"pungkasnya.
(fiq/iy)











































