Aksi perampokan terjadi sesaat sebelum salah seorang keluarga pemilik toko, Irfan (16), menutup toko. Tiba-tiba dua pria berambut cepak datang berpura-pura sebagai pembeli dan langsung menodongkan pistol.
Dalam todongan pistol, Irfan tidak berkutik. Kedua pelaku kemudian masuk ke dalam toko dan menyandera pemilik toko. Aksi penyanderaan sempat berlangsung sekitar dua puluh menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perampok kemudian melarikan diri dengan membawa tas berisi kuitansi dan faktur. Naas, saat kabur, pelaku sempat menghantam kepala Irfan hingga mengakibatkan robek pada bagian kepala.
Saksi mata Abdullah Sani menyatakan, pelaku perampokan berjumlah empat orang. Dua yang menggunakan senjata api masuk ke dalam toko, sedang dua lagi menunggu di sepeda motor dan mengamati suasana sekitar.
"Dua perampok keluar dari ruko sambil mengacungkan pistol ke arah warga yang sedang melakukan pengejaran. Untung ada petugas patroli yang sedang melintas, seorang perampok berhasil ditangkap," kata Sani.
Beberapa saat setelah kejadian, korban Irfan melaporkan peristiwa perampokan ke Mapolsekta Medan Kota. "Perampok pakai pistol. Rambutnya cepak dan pakai jaket hitam," kata Irfan.
Hingga Senin malam, petugas polisi masih melakukan pengembangan dengan membawa seorang perampok yang berhasil ditangkap.
(wan/irw)











































