"Kami nih mencari apo bae, yang dapat dijual. Ya, kalau beruntung kami mendapatkan barang berharga seperti emas atau lainnya," kata Ibrahim (38), pemburu 'harta karun' yang pulang ke Jalan Ki Gede Ing Suro Lorong Mutiara, 30 Ilir, Palembang, Senin (24/08/2009).
Menurut Ibrahim selama tiga bulan ini, dia bersama lima kawannya selain mendapatkan emas seperti kalung, giwang, gelang, juga mendapatkan besi tua, timah. "Satu hari ini, ya, kami minimal mendapatkan 2 gram emas," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendapatan para pemburu 'harta karun' relative besar. Kalau nasib bagus, mereka mendapatkan penghasilan Rp 500-600 ribu. Dan uang ini dibagi rata. Dan, para pembeli emas atau barang berharga lainnya adalah para pemilik toko emas di Pasar 16 Ilir. "Mereka langsung membelinya ke sini," kata Ibrahim.
Saat ini ada sekitar 30 perahu yang beroperasi memburu 'harta karun'. Mereka yang bekerja sejak pagi hingga petang hari. "Tapi kalau air pasang tidak begitu besar, kami bekerja hingga malam," katanya
(tw/djo)










































