"Baru kali ini merasakan Ramadan rumah kebakaran dan sahur di pengungsian. Cobaannya sangat terasa," kata Hervin (28), warga RT 2/5, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (23/8/2009).
Pada Kamis (20/8/2009) malam lalu, api melahap ratusan rumah di RT 2, 4 dan 5. Pada mulanya, api berasal dari salah satu rumah di RT 2, lalu menyambar rumah lain yang kebanyakan terbuat dari kayu dan teriplek. Hampir 4 jam api membakar tanpa bisa dikendalikan karena akses gang terlampau sempit untuk petugas Dinas Pemadam Kebakaran (DPK). Teriakan takbir sempat menggema saat warga ikut berjibaku memadamkan api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, ratusan warga memenuhi tenda pengungsian. Sebagian lagi di musholla, masjid dan tanah lapang yang didirikan tenda dan dapur darurat.
"Ini sangat menghantam kami. Kami harus bersabar," imbuh Yunus.
(Ari/lrn)











































