Bebaskan Teroris, Inggris Bantah Ada Deal Perdagangan dengan Libya

Bebaskan Teroris, Inggris Bantah Ada Deal Perdagangan dengan Libya

- detikNews
Minggu, 23 Agu 2009 14:13 WIB
Bebaskan Teroris, Inggris Bantah Ada Deal Perdagangan dengan Libya
London - Pemerintah Inggris menyatakan pembebasan Abdel Basset Ali al-Megrahi, teroris kelas kakap oleh pengadilan Skotlandia tidak ada hubungannya dengan perjanjian perdagangan antara Inggris Raya dan Libya. Ia dibebaskan murni karena alasan menderita kanker prostat yang mematikan.

"Itu tidak hanya kesalahan total dalam membuat kesan atau sindiran. Tetapi itu adalah serangan yang sungguh-sungguh," kata Menteri Perdagangan Inggris Peter Mandelson seperti dilansir Bloomberg, Minggu(23/8/2009).

"Isu pembebasan tahanan seluruhnya adalah permasalahan Menteri Hukum Skotlandia," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, anak pemimpin Libya Moamar Kadafi, Seif al-Islam kepada sebuah stasiun TV di Libya mengatakan pembebasan terkait dengan deal perdagangan antara pemerintah Inggris. Pembebasan ini juga dikecam oleh Federal Bureau of Investigation (FBI). Biro Penyelidik Federal AS ini menganggap pembebasan Megrahi adalah penghinaan terhadap penegakan hukum.

Megrahi (57) adalah satu-satunya orang yang dinyatakan bersalah dalam aksi pengeboman pesawat jet Pan Am yang membawa 259 penumpang, kebanyakan warga AS. Pesawat meledak di langit Lockerbie, Skotlandia pada December 1988, semua penumpangnya tewas. Peristiwa ini kemudian dikenal dengan pemboman Lockerbie.

Megrahi dinyatakan bersalah oleh pengadilan pada 2001. Ia seharusnya masih menjalani hukuman penjara selama minimal 27 tahun sejak putusan dibacakan.

(lrn/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads