"Polri memainkan bola panas melawan Islam. Melalui Kadiv Humas, Polri resmi mengumumkan akan mengawasi kegiatan dakwah Islam selama Ramadan. Ini 100 persen pengulangan cara Orde Baru," kata Lukman kepada detikcom, Minggu (23/8/2009).
Menurut Lukman, polisi telah salah memaknai terorisme dan mencari solusi atas masalah itu. Karena, bukan kerjasama dari masyarakat yang akan diperoleh untuk memerangi terorisme jika polisi memusuhi Islam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politisi PPP ini menegaskan teroris adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Sementara Islam adalah rahmat dan pelopor humanisme sejagad. "Kini dakwah Islam diawasi, tidak mustahil besok polisi akan mengawasi sektor kehidupan yang lain, termasuk kebebasan pers," pungkas Lukman.
(yid/iy)











































