Tidak hanya itu, Kim Jong Il juga mengirimkan pesan verbal untuk disampaikan kepada Presiden Korsel Lee Myung Bak. Sayangnya, pesan itu enggan diungkap oleh pihak istana negara. Pertemuan antar 2 Korea ini adalah yang pertama setelah Lee Myung Bak memerintah 18 bulan lalu.
"Presiden Lee mengatakan jika Korsel dan Korea Utara menyelesaikan masalah melalui dialog dan dengan cara tulus, tidak ada sesuatu yang tidak dapat kita selesaikan kembali bersama-sama," kata Juru Bicara Kepresidenan, Lee Dong-kwan dalam sebuah siaran televisi seperti dikutip Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Delegasi Utara menunjukkan rasa terima kasih atas izin pertemuan dan menyarankan kedua pihak untuk bekerja sama dan kembali menyelesaikan masalah," imbuh jubir kepresidenan.
Pengamat mengatakan, momen ini merupakan kesempatan bagi Presiden Lee untuk menghancurkan ketegangan yang selama ini terjadi antara kedua negara.
(lrn/iy)











































