Ia mengaku mendapatkan penganiayaan saat disuruh seniornya. Bahkan seniornya sempat mengatakan perkataan yang tidak mengenakan.
"Oleh senior sempat dipukuli karena saya tidak mau melakukan suruhan dia. Anehnya, saat dimaki-maki ada dosen yang mengawasi dan tidak menegurnya," ujar ID, mahasiswa baru yang dihubungi detikcom, Minggu (23/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, adanya tindakan penganiayan saat Mabim dibantah langsung oleh Rektorat Unswagati. Pihaknya malah mengaku Mabim kemarin sukses.
"Silahkan tanya mahasiswa yang ikut satu per satu. Kami sebelumnya sudah memberikan arahan kepada mahasiswa senior agar tujuan Mabim sebagai orientasi program studi dan pengenalan kampus tidak dibenarkan adanya perpeloncoan," tutur Prof Dr Djohan R Wiradinata MP, Dekan FKIP yang dihubungi wartawan.
(iy/iy)










































