"Iya harus diperiksa, kalau tidak untuk maksud tertentu buat apa orang pakai identitas ganda," kata pengamat intelijen Wawan Purwanto, saat berbincang lewat telepon, Sabtu (22/8/2009).
Wawan mengatakan, untuk mencegah kepemilikan identitas ganda, pemerintah harus segera memberlakukan Single Identity Number (SIN). Selain memudahkan pelacakan, sistem ini juga bisa membantu proses pendataan penduduk.
Menurut Wawan, jika sistem ini diberlakukan sejak lama, buronan sekelas Noordin M Top bisa cepat ditangkap. Ia tidak akan bisa seenaknya membuat paspor dengan nama lain atau membuat KTP palsu.
"Kalau dia kemarin bisa memesan kamar hotel dengan paspor dan nama palsu kan itu harusnya jadi pertanyaan besar," jelasnya.
Ia mendesak kepada pemerintah agar segera memberlakukan sistem ini. Jika tidak, teroris akan memanfaatkannya sebagai sarana melarikan diri.
(mad/iy)











































