Psikolog hipnoterapis Mardigu yang kerap dilibatkan dalam menangani para tersangka terorisme mengatakan, polisi memang sedikit mengalami kesulitan untuk mencari tahu siapa sebenarnya Ali.
"Dia punya defence yang bagus, jadi sampai sekarang polisi belum bisa mengatakan dia ini siapa," kata Mardigu saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (22/8/2009).
Namun, kata Mardigu, polisi memang mencurigai pria yang merupakan warga negara Arab itu memang merupakan anggota Al Qaeda. "Sepertinya dia memang sudah menyiapkan skenario kalau tertangkap bagaimana defence-nya," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Ali diciduk bersama penerjemahnya di Nagrek, Selasa 18 Agustus lalu. Ali ditangkap hampir bersamaan dengan Iwan Herdiansyah yang kini telah dibebaskan. Iwan dinyatakan terbukti tidak terlibat terorisme, sedang Ali masih dalam penelusuran.
(ken/mad)










































