“Tommy juga melakukan komunikasi politik dengan salah satu tim dari kita,” ujar juru bicara Ical, Lalu Mara Satriawangsa kepada detikcom, Jumat (21/8/2009).
Lalu mengatakan, apa yang dilakukan Tommy adalah hal yang lumrah dalam
berkompetisi memperebutkan kursi nomor 1 Golkar tersebut.
“Apapun yang terjadi dalam kompetisi adalah hal yang biasa dan tidak perlu
dibesar-besarkan,” imbuhnya.
Staf Khusus Menko Kesra ini menghargai jika benar nantinya Tommy akan bergabung dengan calon ketua umum lainnya Yuddy Chrisnandi dalam berkompetisi bersama Ical.
“Kita hargai kalau Tommy bergabung dengan Yuddy,” kata Lalu.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan terjegalnya Tommy terkait persyaratan
administratif, Lalu berpendapat, Tommy lebih tahu hal itu.
(mpr/nwk)











































