"Sekecil apa pun informasi yang kita dapatkan pasti akan kita tindak lanjuti. Kita akan memberi warning kepada kawan-kawan di lapangan," ujar Dirjen Pemasyarakatn Untung Sugiyono saat jumpa pers di kantornya, Jl Veteran No 15, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2009).
Menurut Untung, selama ini pengamanan untuk para narapidana terorisme telah dibedakan dengan narapidana lainnya. Bahkan pihaknya menyiapkan pengawasan superketat untuk para teroris tersebut.
"Selama ini kita juga telah melakukan MoU dengan pihak-pihak terkait. Seperti dengan polisi, Densus 88 untuk pengamanan teroris dari mulai menempatkan mereka ke tahanan sampai mereka keluar tahanan," jelasnya.
Sebelumnya, blog http://pintusyurgadipattani.blogspot.com mengklaim dirinya sebagai media resmi Majlis Asy-Syura Al-Mujahidin, Tandzim Al-Qaeda Bahagian Asia Tenggara.
Mereka mengancam akan menyerang penjara-penjara Indonesia yang menawan tahanan terkait kasus terorisme. Penyerangan itu diserukan Abu Ubaidah yang menyebut dirinya sebagai Jeneral Awwal Tandzim Al-Qaeda Bahagian Asia Tenggara. Sejumlah pengamat terorisme menyebut bahwa blog itu hanya kerjaan orang iseng.
(ape/nrl)











































