"Iya (dia pernah kuliah), tapi dia cuma 3 semester kuliah di sini (Suryadarma)," kata Kepala Bidang Administrasi dan Akademik Universitas Suryadarma, Nurmansyah kepada detikcom, Jumat (21/8/2009).
Menurut Nurmansyah, Syahrir masuk di kampus yang terletak di Halim itu pada tahun 1988. Namun pada semester ketiga, Syahrir kerja di Garuda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nurmasnyah mengaku tidak ingat dengan sosok pria yang diduga terlibat pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton ini. "Itu sudah lama, Mas. Saya tidak kenal, saya sudah lupa," ujarnya.
Nama Syahrir mencuat ketika diumumkan oleh pihak kepolisian sebagai buronan bersama dengan Syaifudin Zuhri, Ario Sudarso, dan Agus Budi Pranoto.
(ken/iy)











































