Teroris Sulit 'Disembuhkan' Sebab Ideologinya Telah Membatu

Teroris Sulit 'Disembuhkan' Sebab Ideologinya Telah Membatu

- detikNews
Jumat, 21 Agu 2009 13:38 WIB
Teroris Sulit Disembuhkan Sebab Ideologinya Telah Membatu
Jakarta - Sejumlah tersangka kasus terorisme yang telah menjalani masa penjara 'bermain' kembali melakukan aksi teror. Penjara dan pendekatan tidak mampu mengubah pemahaman jihad dengan cara kekerasan yang mereka yakini.

"Karena pengaruh ideologi yang kental dan membatu," kata eks pimpinan Jamaah Islamiyah (JI) Nasir Abas saat dihubungi melalui telepon, Jumat (21/8/2009).

Keterlibatan orang yang pernah dipenjara ini, misalnya saja bisa dilihat dalam aksi pemboman Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton. Buron teroris bom Marriott Bagus Budi Pranoto alias Urwah pernah dipenjara di Cipinang selama 3 tahun 6 bulan karena menyembunyikan Noordin M Top dan Dr Azahari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu tersangka teroris Air Setiawan yang ditembak mati di Jatiasih, Bekasi pernah ditangkap dan ditahan 1 bulan 5 hari untuk kasus yang sama.

Bukan hanya ideologi yang membuat sulit mengubah pemahaman teroris. Hubungan pertemanan dan kekerabatan juga membuat pelaku teror saling mempengaruhi.

"Hal tersebut terjadi ketika mereka memiliki paham yang sama," tutupnya.

(ndr/iy)


Berita Terkait