Kebenaran klaim itu belum diketahui, termasuk isi blog yang banyak menyebut nama Indonesia sebagai sasaran tembak.Β Kelompok ini menyerukan tuntutan pembebasan tawanan kasus teroris di Indonesia dengan cara menyerang penjara.
Penyerangan itu diserukan Abu Ubaidah yang mengatasnamakan Jeneral Awwal Tandzim Al-Qaeda Bahagian Asia Tenggara.
"Menyerang penjara/tempat Ikhwanul Mujahidin ditawan untuk membebaskan mereka jika ada kemampuan untuk melakukan," seru Abu Ubaidah.
Dia menjelaskan alasan penyerangan itu bahwa mereka yang tertawan telah memberikan sesuatu untuk Islam, untuk itu harus diupayakan pembebasan.
"Bukan dengan perundingan untuk membebaskan mereka semata-mata tetapi juga dengan penggunaan senjata. Kami menganjurkan kaum Muslimin, terutama di Indonesia, untuk melakukan apa-apa sahaja cara yang syarie untuk menyelamatkan seluruh Ikhwanul Mujahidin yang sedang tertawan," tulis Abu Ubaidah.
Kelompok ini juga menyebut bila pemerintah Indonesia sebagai pemerintahan thagut. Mereka menyerukan kepada mujahidin yang ada di Indonesia untuk tidak diam saja.
"Dan, adakah kita nanti hanya mau menangisi dan memuji tokoh-tokoh jihad semisal akhi Imam Samudera, setelah dia syahid dibunuh pasukan penembak tanpa mau melakukan sesuatu untuk memastikan pembebasannya?" tulis blog an itu.
Blog yang dirilis pada Agustus 2008 lalu ini juga memuat struktur Al Qaeda Asia Tenggara.
(ndr/nrl)











































