"Selama kenal sama dia saya tidak pernah diajak. Kalau pun diajak saya pasti tidak mau," ujar Tjitra sambil tertawa kepada wartawan di rumah Ketua RT 9/10, Sutarmanto, di Giring-giring II, Kamis (20/8/2009).
Tjitra mengaku kaget saat Syaifudin dinyatakan polisi terlibat pengeboman di dua hotel mewah.
Pemuda yang baru pulang setelah menghilang 2 bulan ini mengaku 9 bulan sebelum pengeboman, Syaifudin pernah menginap di rumahnya.
"2003-2009 Paling hanya sesekali bertemu Syaifudin. Yang saya ingat 9 bulan sebelum ada ledakan bom dia pernah menginap di rumah saya," papar Tjitra.
Syaifudin Zuhri adalah tersangka teroris yang sedang diburu. Nama aliasnya adalah Ustad Syaifudin Zuhri alias Udin alias Soleh. Perannya adalah merekrut 'pengantin'. Belasan tahun Syaifudin menetap di Jl Giring-giring II, bertetangga dengan Tjitra, sebelum pindah ke Kuningan, Jabar.
(nik/nrl)











































