"Karena tidak ada pendekatan kepada keluarga yang dicap teroris, sekadar melakukan edukasi atau pendekatan," kata Ali saat ditemui usai diskusi di kampus UI, Depok, Jawa Barat, Kamis (20/8/2009).
Ali memberi contoh, misalnya saja Abu Rusdan yang juga mantan petinggi Jamaah Islamiyah (JI) yang telah kembali ke masyarakat ini, ayahnya dulu pernah ditangkap karena kasus tindak pidana terorisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, Ali menjelaskan, keluarganya juga, yang notabene kakaknya Amrozi dan Muklas adalah terpidana mati bom Bali, tidak pernah didekati.
"Tidak ada instansi pemerintah yang mendekati. Ini masalah pola pikir dan kita harus cegah," tutupnya.
(ndr/iy)










































