Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (20/8/2009). Warga tiba-tiba saja mendengar suara keras di atap rumah mereka.
"Saya lihat genting rumah saya bolong, dan tak lama kemudian ditemukan peluru," kata Erna, salah seorang warga yang rumahnya terkena peluru nyasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semuanya ada lima. Kalau yang di genteng bentuknya masih utuh, kalau yang di tanah gepeng," ungkap Erna.
Erna dan warga lainnya mengaku tidak tahu dari mana peluru tersebut berasal. Namun diakui, pemukiman mereka memang tak begitu jauh dari lapangan tembak Halim Perdana Kusumah.
"Jaraknya sekitar 2 atau 3 km. Tapi biasanya kalau latihan sore dan kita dengar suaranya. Kalau tadi nggak ada yang dengar suara apa-apa, tahu-tahu ada peluru nyasar. Dan ini baru pertama kali terjadi," ujar warga yang tak mau disebutkan namanya.
Pantauan detikcom, kejadian ini membuat warga setempat geger. Puluhan orang keluar rumah dan membicarakan peristiwa tersebut. Sejumlah petugas kepolisian juga sudah datang ke lokasi kejadian.
(djo/djo)











































