"Itu mungkin palsu mas atau informasi dari pihak kepolisian tidak benar. Karena tidak ada warga saya yang namanya Ario maupun alias aliasnya," ujar Ketua RT 10/05, Hadi, Kamis (20/8/2009).
"Mas juga sudah keliling kan sama temen-temen wartawan lain. Dan warga juga tidak kenal dan tidak pernah melihat orang yang mirip Ario di sini. Mungkin alamat itu fiktif," tebak pria paruh baya tersebut.
Di Kampung Pisangan sendiri, khususnya di RT 10/RW 5 setiap warga ramai menggunjingkan Ario. Hampir setiap kerumunan warga membicarakan buronan teroris pelaku peledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton tersebut.
"Kita benar-benar nggak tahu bang. Kalau ada malah kita tangkap sendiri nggak usah pakai polisi. Kan lumayan dapat duit," ujar salah seorang warga, Ahmadi, saat berbincang dengan detikcom di sebuah posko keamanan setempat.
Menurut pria yang suka nongkrong di pos tersebut, warga sangat asing dengan foto atau gambar Ario yang ditunjukkan detikcom ke mereka. "Nggak ada orang sini yang mukanya begini," ujar Ahmadi yang diamini temannya.
Warga juga mempertanyakan perihal alamat Ario yang menurut Mabes Polri beralamat di lingkungan tersebut. "Memang polisi tahu dari mana alamatnya ada di sini? Saya dari orok di sini, tapi nggak pernah lihat tuh," kata warga lainnya.
(anw/iy)











































