Kubu Ical Tak Khawatir Dijadikan 'Musuh Bersama'

Berebut Ketum Golkar

Kubu Ical Tak Khawatir Dijadikan 'Musuh Bersama'

- detikNews
Kamis, 20 Agu 2009 12:08 WIB
 Kubu Ical Tak Khawatir Dijadikan Musuh Bersama
Jakarta - Pertemuan antara Tommy Soeharto dengan Yuddy Chrisnandi kabarnya untuk merumuskan langkah melawan Ical. Namun kubu Aburizal Bakrie (Ical) tidak merasa takut dan khawatir dengan langkah-langkah para rivalnya itu selama masih dalam koridor berdemokrasi yang benar.

"Saya kira nggak ada masalah (pertemuan Tommy dan Yuddy). Kita juga tahu Yuddy itu siapa. Saya kira biasa saja itu. Yang punya suara itu kan DPD I, DPD II dan ormas Golkar, di sana kita bertempur, jadi silakan saja semua pihak terus konsolidasi. Kita masih optimis (menang)," kata juru bicara Ical, Lalu Mara Satriawangsa, kepada detikcom, Kamis (20/8/2009).

Menurut Lalu, Ical dan timnya menghargai semua keinginan kader Golkar termasuk Tommy yang akan mengajukan diri sebagai calon ketua umum Golkar. Namun dia berharap semua langkah dan prosedur yang menjadi aturan partai tetap diikuti oleh semua kader agar citra Golkar sebagai partai yang dewasa dan profesional tetap terjaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita menghargai dan menghormati Mas Tommy menggunakan hak politiknya. Kita tidak pernah mendikotomikan kompetitor ringan dan berat. Semua kandidat pasti malakukan manuver, hal itu lumrah dan biasa dalam politik. Tetapi kita harus tetap berpolitik dengan sehat dan santun. Jangan sampai kompetisi ini dikotori oleh sikap yang menghalalkan segala cara," paparnya.

Staf Khusus Menko Kesra ini tetap yakin Ical akan memenangkan pertarungan kursi ketua umum Golkar di Munas Riau. Hal itu didasarkan pada dukungan terhadap Ical secara tertulis yang sudah masuk sampai saat ini sudah sebanyak hampir 80 persen.

"Saya kira Pak Ical dengan pengalaman beliau, pasti kader Golkar tahu siapa yang layak didukung. Apalagi dengan dukungan tertulis yang sudah kita kantongi sebesar 438 DPD II dan 32 DPD I. Tetapi kita tetap menghormati proses itu," paparnya.

Lalu meyakinkan bahwa Ical adalah sosok yang pas memimpin Golkar 5 tahun ke depan. Sebab Ical memiliki segudang pengalaman dan prestasi dalam memimpin organisasi baik bisnis maupun sosial.

"Pengalaman beliau di Kadin dan organisasi sosial lainnya selain di Golkar, itu modal besar bagi beliau untuk memimpin Golkar 5 tahun. Apalagi Pak Ical sudah mencanangkan 'catur sukses', yaitu sukses konsolidasi, sukses pengkaderan, sukses menyejahterakan warga dan kader dan sukses pilkada dan pemilu 2014," pungkasnya.

(yid/nrl)


Berita Terkait