"Saya kira eks Afghan menjadi yang paling kredibel untuk melakukan itu. Karena yang mereka respek adalah orang-orang yang tahu betul tentang mereka, siapa yang merekrut, mengapa mereka direkrut," kata Kepala Desk Antiteror Polhukam Ansya'ad Mbai dalam diskusi di Kampus UI, Depok, Kamis (20/8/2009).
Di dalam diri pelaku teror, lanjut Ansya'ad, ada suatu mindset yang mengatakan kiai sekharismatik apa pun tetap saja tidak berhasil mendirikan negara dan syariat Islam, sehingga dicap sebagai pemimpin yang gagal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ndr/nrl)











































