Siaga Penuh, 300 Ribu Aparat Keamanan Dikerahkan

Jelang Pilpres Afghanistan

Siaga Penuh, 300 Ribu Aparat Keamanan Dikerahkan

- detikNews
Kamis, 20 Agu 2009 06:30 WIB
Siaga Penuh, 300 Ribu Aparat Keamanan Dikerahkan
Kabul - Di malam jelang pemungutan suara Pemilu Presiden (Pilpres), pengamanan di Afghanistan dalam siaga penuh. Hal ini dilakukan setelah nampak jelas milisi Taliban akan mengacaukan jalannya pemungutan suara.

300 Ribu pasukan gabungan Afghanistan dan asing menyebar untuk melindungi 17 juta pemilih di 6.969 TPS.

Presiden Hamid Karzai menekankan warganya untuk tetap melakukan pemilihan. "Demi stabilitas negara, demi kedamaian negara dan demi kemajuan negara," kata Karzai seperti dilansir BBC, Kamis (20/8/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, pada pagi harinya pasukan keamanan sudah membunuh 3 tersangka militan yang menyerang sebuah bank di ibukota Afghanistan, Kabul.

Larangan Peliputan

Pemerintah Afghanistan juga mendapat sejumlah kritikan atas pelarangan peliputan media terhadap aksi kekerasan yang terjadi pada hari pemungutan suara.

Amerika Serikat meminta pelarangan peliputan tersebut dicabut karena konstitusi Afghanistan menjamin kebebasan pers. Sejumlah jurnalis dilaporkan diganggu dan dipukul oleh aparat keamanan.

Selasa 18 Agustus lalu, lebih dari 20 orang tewas dalam serangan, termasuk di antaranya aksi bunuh diri di Kabul.
(lrn/fiq)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini