Hal itu disampaikan Dubes RI Roma merangkap Malta, Siprus, FAO, WFP, IFAD dan UNIDROIT, Mohamad Oemar dalam amanat yang disampaikan pada Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Roma, Italia (17/8/2009).
"Dunia kini memandang Indonesia sebagai teladan, baik sebagai negara demokrasi ketiga terbesar di dunia, sebagai jembatan antara Islam dan Barat, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara," papar Oemar, seperti disampaikan Musurifun Lajawa kepada detikcom kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia-Italia
Dalam konteks hubungan Indonesia–Italia, Dubes Oemar mengemukakan berbagai kemajuan hubungan kedua negara, terutama dalam bidang perdagangan dan investasi.
Pemerintah Italia juga memberikan apresiasi terhadap peran penting Indonesia di kawasan Asia Tenggara dan di dunia internasional, termasuk dalam upaya bersama memecahkan masalah-masalah global di bidang keuangan dan perubahan iklim.
"Juga di bidang energi dan ketahanan pangan, sebagaimana tercermin dari undangan Italia, sebagai Presiden G8, kepada Indonesia untuk menghadiri KTT G8 di L’Aquila pada Juli 2009," demikian Oemar.
Oemar mengajak rakyat Indonesia untuk turut menjaga dan memajukan berbagai perkembangan positif tersebut, baik di tanah air maupun dalam hubungan dengan Italia, dengan mengukuhkan tekad bersama untuk bekerja lebih sungguh-sungguh dan saling bahu-membahu demi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang maju, bermartabat dan sejahtera.
Upacara bendera ditutup dengan aubade lagu-lagu perjuangan yang dinyanyikan para suster Indonesia yang bertugas di Vatikan, diselingi pembacaan puisi. Sesi ini dirasakan sempat menggetarkan sanubari dan semangat kebangsaan sekitar 350 peserta upacara, termasuk Dr. Sonny Keraf, anggota DPR–RI dan mantan Menteri Lingkungan Hidup.
Tradisi
KBRI Roma menggelar kegiatan bersama peringatan HUT RI secara bergilir dengan KBRI Vatikan sejak 2008. Tradisi ini dirintis untuk memupuk semangat kebersamaan, persatuan dan kerjasama lebih erat antara masyarakat Indonesia di kedua negara akreditasi.
Perayaan HUT RI ke-64 dimeriahkan dengan panggung gembira dan lomba karaoke, berbagai lomba olahraga, busana terbaik, kerapihan ruang kerja serta pemilihan local staff of the year dan ramah tamah bagi seluruh masyarakat Indonesia di Italia dan Vatikan.
Sebagai upaya untuk mendorong semangat putra-putri WNI di Italia untuk mendalami kebudayaan Indonesia serta mendukung kegiatan-kegiatan promosi citra Indonesia, KBRI Roma juga memberikan penghargaan dan bingkisan khusus kepada Duta-duta Kecil yang telah berpartisipasi dalam berbagai kegiatan promosi kebudayaan.
(es/es)











































