"Pas remaja sering pakai baju koko dan celana ngatung," kata Sapiah, bekas tetangga Syaifudin dan Syahrir, kepada detikcom yang menyambangi bekas rumah kedua tersangka teroris itu, Rabu (19/8/2009).
Menurut Sapiah, masa kecil kedua pria yang diduga terlibat bom Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton itu memang dihabiskan di rumah yang beralamat di Jalan Giring-giring II/104 Rt 09/10 Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, itu bersama ayah ibu mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini rumah yang pernah ditinggali Syahrir dan Syaifudin itu telah dijual. Rumah bercat kuning itu sekarang ditinggali sebuah keluarga.
Nama Syahrir dan Syaifudin dirilis sebagai buron Mabes Polri karena diduga terkait peledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, 17 Juli lalu. Syaifudin diduga berperan sebagai perekrut 'pengantin' atau orang yang bersedia melakukan bom bunuh diri. Sementara peran Syahrir belum jelas.
(ken/nrl)










































